Definisi Data
· Data adalah nilai yang mendeskripsikan dari suatu objek atau kejadian.
· Informasi adalah hasil dari pengolahan data dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian sehingga akan berguna untuk pengambilan keputusan.
Siklus Informasi
![]() |
| Gambar Siklus Informasi |
Mutu Informasi
Dalam suatu
penyelidikan yang dilakukan mengenai sikap manajemen terhadap sistem informasi,
75 orang manajer menilai peningkatan mutu dan jumlah informasi hampir sama
dipenggunaanya dari sudut pengaruhnya terhadap prestasi kerja. Akan tetapi,
apabila diberi kesempatan untuk memilih, 90% manajer lebih menyukai peningkatan
dalam mutu informasi daripada peningkatan dalam jumlahnya.
Informasi
berbeda dalam mutunya disebabkan oleh penyimpangan atau kesalahan. Mengenai
penyimpangan dapat diberikan contoh seorang wakil penjualan yang cenderung
menaksir hasil penjualan yang tidak realistis. Apabila penyimpangan diketahui
oleh penerima informasi, ia dapat menyesuaikannya. Masalahnya adalah menentukan
penyimpangan tersebut.
Kesalahan
merupakan suatu masalah yang lebih sulit karena untuk menyesuaikannya tidak
mudah.
Menurut Gordon B. Davis,
kesalahan dapat disebabkan oleh:
1. Metode pengumpulan data
pengukuran data yang tidak tepat.
2. Tidak dapat mengikuti prosedur
pengolahan yang benar.
3. Hilang atau tidak terolahnya
data.
4. Pemeriksaan atau pencatatan
data yang salah.
5. Dokumen (indek) sejarah yang
salah.
6. Kesalahan dalam prosedur dan
pengolahan.
7. Kesalahan yang dilakukan
dengan sengaja.
Dalam
kebanyakan sistem informasi, penerima informasi tidak mempunyai pengetahuan,
baik tentang penyimpangan maupun tentang kesalahan yang dapat mempengaruhi
mutunya. Proses pengukuran yang menghasilkan laporan dan ketepatan data dalam
laporan mengandung ketepatan yang terjamin.
Kesulitan
karena penyimpangan dapat ditangani dalam pengolahan informasi melalui prosedur
untuk menemukan dan mengukur penyimpangan dan penyesuaiannya.
Kesulitan karena kesalahan dapat
diatasi dengan:
1. Kontrol intern untuk menemukan
kesalahan.
2. Pemeriksaan intern dan
ekstern.
3. Penambahan “batas kepercayaan”
kepada data.
4. Interaksi pemakai dalam
prosedur pengolahan dan pengukuran agar para pemakai dapat menilai
kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi.
Kualitas dari suatu informasi
tergantung dari tiga hal :
a. Akurat
Informasi harus bebas dari
kesalahan-kesalahan, tidak bias atau menyesatkan harus jelas mencerminkan
maksudnya. Informasi harus akurat karena informasi yang disampaikan ke penerima
informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan (noise) yang dapat berubah atau
merusak informasi tersebut.
b. Tepat waktu
Informasi yang datang ke penerima
tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai
lagi.
c. Relevan
Informasi tersebut mempunyai
manfaat untuk pemakainya.

0 komentar