Sabtu, 31 Oktober 2015

Konsep Dasar Informasi

Definisi Data dan Infromasi, Siklus Informasi, Mutu Informasi

Definisi Data
·         Data adalah nilai yang mendeskripsikan dari suatu objek atau kejadian.

·      Informasi adalah hasil dari pengolahan data dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian sehingga akan berguna untuk pengambilan keputusan.

Siklus Informasi
Gambar Siklus Informasi

Mutu Informasi
Dalam suatu penyelidikan yang dilakukan mengenai sikap manajemen terhadap sistem informasi, 75 orang manajer menilai peningkatan mutu dan jumlah informasi hampir sama dipenggunaanya dari sudut pengaruhnya terhadap prestasi kerja. Akan tetapi, apabila diberi kesempatan untuk memilih, 90% manajer lebih menyukai peningkatan dalam mutu informasi daripada peningkatan dalam jumlahnya.
Informasi berbeda dalam mutunya disebabkan oleh penyimpangan atau kesalahan. Mengenai penyimpangan dapat diberikan contoh seorang wakil penjualan yang cenderung menaksir hasil penjualan yang tidak realistis. Apabila penyimpangan diketahui oleh penerima informasi, ia dapat menyesuaikannya. Masalahnya adalah menentukan penyimpangan tersebut.
Kesalahan merupakan suatu masalah yang lebih sulit karena untuk menyesuaikannya tidak mudah.
Menurut Gordon B. Davis, kesalahan dapat disebabkan oleh:
1. Metode pengumpulan data pengukuran data yang tidak tepat.
2. Tidak dapat mengikuti prosedur pengolahan yang benar.
3. Hilang atau tidak terolahnya data.
4. Pemeriksaan atau pencatatan data yang salah.
5. Dokumen (indek) sejarah yang salah.
6. Kesalahan dalam prosedur dan pengolahan.
7. Kesalahan yang dilakukan dengan sengaja.
Dalam kebanyakan sistem informasi, penerima informasi tidak mempunyai pengetahuan, baik tentang penyimpangan maupun tentang kesalahan yang dapat mempengaruhi mutunya. Proses pengukuran yang menghasilkan laporan dan ketepatan data dalam laporan mengandung ketepatan yang terjamin.
Kesulitan karena penyimpangan dapat ditangani dalam pengolahan informasi melalui prosedur untuk menemukan dan mengukur penyimpangan dan penyesuaiannya.
Kesulitan karena kesalahan dapat diatasi dengan:
1. Kontrol intern untuk menemukan kesalahan.
2. Pemeriksaan intern dan ekstern.
3. Penambahan “batas kepercayaan” kepada data.
4. Interaksi pemakai dalam prosedur pengolahan dan pengukuran agar para pemakai dapat menilai kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi.
Kualitas dari suatu informasi tergantung dari tiga hal :
a. Akurat
Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan, tidak bias atau menyesatkan harus jelas mencerminkan maksudnya. Informasi harus akurat karena informasi yang disampaikan ke penerima informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan (noise) yang dapat berubah atau merusak informasi tersebut.
b. Tepat waktu
Informasi yang datang ke penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi.
c. Relevan

Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya.
Load disqus comments

0 komentar